Friday, July 15, 2005

What A Nite


Rabu malem, 21:00. Masih di kantor. Aga suntuk karena berbagai tekanan kerjaan hari ini. Telpon Calvin ah. Dia kan di Blue Sky. Semalem soalnya dia ngajak gue nyicipin Colour Beat yang terkenal itu hehehehe.

Jam 22:30 gue nyampe Blue Sky. Si Calvin dengan sedikit ngantuk jemput gue di lobby. “Lama banget lu, gue sampe ketiduran.” Hehehe..gue jawab dengan senyum cengengesan. “Jadi?” tanyanya, “Jadilah…” kujawab.

Naek ke lantai enam, dia ganti baju. Dan hehehhe...Calvin, Calvin. Orang kantoran banget siy lu. Mau dugem aja make pakean resmi banget, smentara gue Cuma make T Shirt putih press body ama jeans doang. Whatever lah….I wanna spent the night happily.

Masuk kira-kira jam 23:00. Masih relatif sepi. Lagu-lagunya masih selow-selow. Bryan Adams gitu deh. Jadinya gue cuman duduk nyante aja. Calvin mesen coke. Dianter sambil dikasih snack kacang goreng. Boleh neh.

Band istirahat, trus masuk lagi. Dibuka dengan The Black Eyed Peas – Don’t Punk With My Heart, Where’s The Love, nyambung terus ga berenti, Feldy's Dream...Justin-Good Foot, 50 Cents- Candy Shop, In Da Club....Damn Man!!! Gue kangen Band gue...Lagu-lagunya bikin gue goyang ampe jam 02:30 dini hari dari start 23:00

Lagu-lagu hip hop terus membahana sampe jam 02:00 dini hari dan gue ga berenti goyang. Terakhir ditutup ama lagu-lagu rock Enter Sand Man, Nirvana-Smells Like Teen Spirit, Off Spring - Come Out and Play...Dari goyang a la hip hop ganti ama moshing-moshing…huah seruuu….What A Nite.

Hyaaaaah...pengen manggung ama Band gue neh.

Tuesday, July 12, 2005

Lovely Luna

Luna...

Kamu paling terang diantara gelap malam.
Kamu cuma bisa dilihat ketika semuanya merunduk ditengah kegelapan
Malam tanpa kamu, semuanya gelap

Kamu yang punya malam
Bukan bintang
Bukan pula matahari
Allah kasih kami semua kamu karena matahari itu angkuh
Matahari itu sombong
Matahari itu panas
Kami ngga butuh matahari
Kami butuh kamu, Luna…

Jangan pernah bilang kamu cuma nerusin cahaya matahari
Jangan pernah bilang kamu ngga berarti
Jangan pernah bilang kamu ngga berharga
Jangan pernah ingin meninggalkan kami semua disini

Matahari butuh kamu
Bumi butuh kamu
Bintang butuh kamu
Kami rindu kamu
Kami rindu cahaya kamu, Luna…

Kami semua sayang kamu…
Jangan pergi Luna…
Tetap di sini ya…
Tetaplah bercahaya...

Friday, July 08, 2005

Empat Rodanya Di Atas!!!

20 Juni 2005

Hari itu, jam 09:00 WIB aku udah bersiap-siap untuk pergi ke Jongkong, sekitar 500-an km dari Pontianak, untuk melakukan pengecoran pondasi. Udah mandi, dan dengan disertai Pak Robi, Site Manager dan Syahrijal dari Subkon SIEMENS kami bertiga pun menuju Jongkong mengunakan mobil Daihatsu HILINE double gardan. Jangan coba-coba deh ke site make mobil single gardan,apalagi di musim hujan kaya sekarang. Ampun deh.

Mobil Daihatsu HILINE itu baru saja keluar bengkel tiga hari yang lalu. Setelah ada kerusakan mesin. Selama tiga hari ini mobil tersebut di enreyen, sebelum benar-benar dibawa terjun ke site.

Pak Robi sebagai driver membawa mobil itu dengan kecepatan menengah, ngga terlalu kenceng. Maklum baru belajar bawa mobil, apalagi jalannya lumayan syusyah. Dengan kecepatan seperti itu otomatis membuat diriku terlelap. Kalo pas jalannya mulai goyang-patah-patah, kebangun, gitu aja seterusnya.

Lewat Simpang Selimbau jalannya mulai bagus, ga ada lobang. Jalan tanah mulus dilapisi pasir dan batu sehingga menantang siapapun untuk ngebut. Apalagi jalannya sepi, jarang penduduk. Dan benar,Pak Robi pun tergoda. Itulah awal dari semuanya.

Begitu ngebut, pantat sang mobil pun suka lari-lari ke kanan dan ke kiri. Bagi driver yang udah pengalaman, begitu pantat mobil lari ke kanan, otomatis dia akan ngikutin setir ke kanan demikian juga kalo pantat lari ke kiri, dia akan ikutin setir ke kiri. Dengan begitu otomatis pantat mobil akan kembali lurus. Begitulah teori dan pengalaman mengajarkan.

Pak Robi ngga tau hal itu. Berhubung baru belajar, naluri menuntun dia untuk muter setir ke kiri jika pantat mobil lari ke kanan dan akan muter setir ke kanan jika pantat mobil lari ke kiri. Akibatnya setelah dua kali pantat mobil lari, ke kiri, ke kanan…kemudian gubraggg!!! Mobil terbalik!!! Empat rodanya di atas!!!

Aku sempat kehilangan kendali beberapa detik. Setelah berhasil menguasai diri dan keadaan, aku mencari pintu keluar. Semuanya terlihat gelap. Setelah melihat celah pintu aku bergegas menuju kesana, takut meledak mobilnya, kaya di pilem-pilem….

Mobil bagian depan bodi nya ringsek berat, terutama pas bagian aku duduk. Alhamdulillah semua penumpang selamat. Setelah semua berhasil keluar dari mobil, kami bertiga ga kuat menahan ketawa. Ko bisa ya mobil kebalik?

That was my first car crash.

Wednesday, July 06, 2005

Cinta dan Pernikahan

Satu hari, Plato bertanya pada gurunya, "Apa itu cinta? Bagaimana saya bisa menemukannya?" Gurunya menjawab, "Ada ladang gandum yang luas didepan sana. Berjalanlah kamu dan tanpa boleh mundur kembali, kemudian ambillah satu saja ranting. Jika kamu menemukan ranting yang kamu anggap paling menakjubkan, artinya kamu telah menemukan cinta."

Plato pun berjalan, dan tidak seberapa lama, dia kembali dengan tangan kosong, tanpa membawa apapun. Gurunya bertanya, "Mengapa kamu tidak membawa satupun ranting?"

Plato menjawab, "Aku hanya boleh membawa satu saja, dan saat berjalan tidak boleh mundur kembali (berbalik)."

Sebenarnya aku telah menemukan yang paling menakjubkan, tapi aku tak tahu apakah ada yang lebih menakjubkan lagi di depan sana, jadi tak kuambil ranting tersebut. Saat kumelanjutkan berjalan lebih jauh lagi, baru kusadari bahwasanya ranting-ranting yang kutemukan kemudian tak sebagus ranting yang tadi, jadi tak kuambil sebatangpun pada akhirnya."

Gurunya kemudian menjawab "Jadi ya itulah cinta"

Di hari yang lain, Plato bertanya lagi pada gurunya, "Apa itu perkawinan? Bagaimana saya bisa menemukannya?" Gurunya pun menjawab "Ada hutan yang subur didepan saja. Berjalanlah tanpa boleh mundur kembali (menoleh) dan kamu hanya boleh menebang satu pohon saja. Dan tebanglah jika kamu menemukan pohon yang paling tinggi, karena artinya kamu telah menemukan apa itu perkawinan."

Plato pun berjalan, dan tidak seberapa lama, dia kembali dengan membawa pohon. Pohon tersebut bukanlah pohon yang segar/subur, dan tidak juga terlalu tinggi. Pohon itu biasa-biasa saja.

Gurunya bertanya, "Mengapa kamu memotong pohon yang seperti itu?"

Plato pun menjawab, "sebab berdasarkan pengalamanku sebelumnya, setelah menjelajah hampir setengah hutan, ternyata aku kembali dengan tangan kosong. Jadi dikesempatan ini, aku lihat pohon ini, dan kurasa tidaklah buruk-buruk amat, jadi kuputuskan untuk menebangnya dan membawanya kesini. Aku tidak mau menghilangkan kesempatan untuk mendapatkannya."

Gurunyapun kemudian menjawab, "Dan ya itulah perkawinan."

Sunday, June 05, 2005

Lagi Tentang Cinta

Cinta…lagi
Aku pernah tertawa dalam cinta
Aku pernah menangis dalam cinta
Aku pernah membumbung dalam cinta
Aku pernah memberikan segalanya dalam cinta
Rasa percaya

Sudahlah
Cinta datang
Cinta pergi
Cinta lama
Cinta baru
Cinta tulus
Sekedar cinta
Cinta?

Cinta akan terus datang
Cinta akan terus pergi
Ga peduli kamu siap ato ngga
Bersiaplah kehilangan cinta yang kamu miliki saat ini
Bersiaplah menyambut cinta yang akan segera hadir
Ga ada yang salah tentang cinta

Cinta
Tertawa lagi
Menangis lagi
Membumbung lagi

4 juni 2005

Masih Di Sintang

28 Mei 2005

Pas ditugasin kesini, ga denger bakalan dapet tugas kaya gini. Briefing tugas telah gue dengerin dengan seksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya.:P Abis ngedadak banget, dua hari sebelom tugas yang notabene bener-bener baru (I mean, I am not trained for this), baru briefing. Dalam briefing ga disebut bakalan ada item tugas kaya gini, beneran. Taunya pas di site. Waksss…!Gapapalah, I like new challenges. Chalenges make me think, make me life.

Lebih menantangnya lagi, site ini adalah swa kelola. Artinya semua harus aku arrange sendiri. Biasanya ada sub kontraktor yang ngerjain dan aku tinggal ngawasin kerja mereka. Istilahnya tinggal marah-marah ke subkon lah hehe. But this one is different. Dari material, pekerja, tukang, ngawasin kerjaan it’s all done by me. Sounds interesting, huh?

Jujur ini pengalaman gue yang pertama banget. Seru juga tapi. Gue suka banget. Walopun aga stress, tapi diam-diam aku menikmatinya, haha. Dongkol, BT, suntuk semuanya campur aduk.

Lagi ngawasin tukang. Bos telpon gimana progress material di site yang lain? Gimana progress site gue sekarang? Ini udah di install blom? Itu udah dipasang blom? Tukang tiba-tiba dateng bilang material kurang. Dateng truk, pak material ini ditaroh dimana?

Menuh-menuhin pikiran tapi menyenangkan. Jadi belajar ilmu baru. Belajar teknik baru. Belajar banyak hal baru. Semua itu ga akan gue dapetin kalo aku cuma stay di kantor. I love this job.

Wednesday, May 25, 2005

Birthday

This summary is not available. Please click here to view the post.

Sunday, May 22, 2005

You said...

You said you loved me
You said you missed me
You said you were so afraid to loose me
You said I am the one

But you said
You were different when you were with me
You became someone else
You were no you
It is hurt…

It is sad when you know someone you love is happy with someone else
But it is hurt when someone you love is not happy beside you.

Tentang Dia

Kalo elo ga percaya sama orang yang sayang dan tulus sama lo, itu namanya pengkhianatan. Dan itu sakit rasanya.

(Tentang Dia)

And I Want You

It is just me
The ordinary me
Take a look
Certain for me is the uncertain itself

I can’t promise you the moon
I can’t promise you the star
I can’t promise you the sky
I can’t promise you a miracle

And the moon can only be reached by a space ship
And I don’t have one
And the stars
No human ever there yet
And the sky, it’s an illusion
You just couldn’t see beyond
And the miracle
It only comes to those who work really hard

Life for me is a long journey
Getting hurt
Falling down
New lessons day by day
A whole contemplation night by night
It lasts as long as your life

Life with me means taking a risk
A lot of risks
Unpredictable
It makes me life
It makes me stay awake

21 Mei 05

Thursday, May 19, 2005

Kosong

Kamu seperti hantu
Terus menghantuiku
Kemana pun tubuhku pergi
Kau terus membayangi aku

Salahku biarkan kamu
Bermain dengan hatiku
Aku tak bisa memusnahkan
Kau dari fikiranku ini

Di dalam keramaian aku masih merasa sepi
Sendiri memikirkan kamu
Kau genggam hatikudan kau tuliskan namamu
Kau tulis namamu

Tubuhku ada disini
Tetapi tidak jiwaku
Kosong yang hanya kurasakan
Kau telah tinggal di hatiku

courtessy of /thanks to DEWA

Besok Travelling Lageh

Senangnya...tiket Garuda ke Pontianak transit Jakarta udah di tangan. Berarti besok terbang lagi hehe. Terbang lagi lagi dan lagi. Ada tanggung jawab yang mesti diselesaikan di Pontianak.

Tanggung jawab baru. Tantangan baru. Gue bisa melaluinya, sebuah achievement baru bakal gue dapetin. Sebuah pengalaman baru bakal gue dapetin. Pembelajaran baru, orang baru. Satu tingkat lebih baik dari sebelumnya.

Ini juga berarti tiga pekerjaan dalam satu tanggungjawab. What a challenges! Gue mundur, gue biasa-biasa aja. Gue maju gue luar biasa. Karena Gue memang luar biasa!

Aku Mencinta

Aku
Punya rasa cinta sebesar dunia
Sayang seluas samudera
Pengertian setinggi langit

Aku
Mencintai dengan duniaku
Menyayangi dengan samuderaku
Mengerti dengan langitku

Wednesday, May 18, 2005

Where R U?

I just wanna be with you right now
I wanna share my life
I wanna share my stories
Talkin about my new hobby
Talkin about my new life

But you’re not here
You are not even exist
I do not know how to find you
But I do love you

Where r u?
I wanna share sumthin

Tuesday, May 17, 2005

Stay The Same

Target, control, deadline
Material, anchor, tower
Transportation, on site, power kwh meter
Overtime, early in the morning, home late

50 cents
Beyonce Knowles
Black Eyed Peas
Eminem

Day by day on afternoon
After work? Why not?

Sejenak di Tidung Palah

Ga pernah kebayang gue bakal kesini sebelomnya. Cita-cita pun tidak. Tau-tau gue ada disini. Sebuah daerah di Kalimanta Utara dengan segala keeksotikannya.

Gue nginep di hotel, tepatnya penginapan siy, Tideng Indah. Kalo siang panasnya minta ampun. Mataharinya ada tujuh kayanya disini. Yang ada cuman kipas angin. Sialnya listrik siang hari kaga ada. Jadi deh mandi sauna.

Sinyal syusyah. Kalo mau dapet sinyal mesti jalan dulu ke tempat yang aga tinggi, yang berarti gue harus jalan aga jauh dari penginapan. Ada siy wartel, tapi 'argo' nya kaya dikejer setan. Udah gitu suaranya aga putus-putus, padahal wartel loh.

Hiburan malam hari cuma TV, itu pun gambarnya saingan ama semut baris. Mau ke mall ga ada. Jelas lah. Daerahnya kecil. Di pinggiran sungai. Jalan paling juga muter-muter ga jelas. Aga jauh jalan kesono udah kuburan.

Makannya asik. udangnya gede-gede. Seneng deh. Udang air tawar. Seporsi makan ama udang Rp 12.500. Tapi puassss banget makan udangnya. Duh jadi laper lagih. Enak.

Seru dan menyenangkan...

Sepanjang Sungai Sesayap

Tidung Palah. Dilafalkannya Tideng Pale. Ga pernah denger sebelomnya. Dan sekarang gue harus kesana. Menyusuri Sungai Sesayap dari Pelabuhan Tengkayu, Tarakan. Perjalanan dengan speed boat makan waktu kurang lebih 2 jam.

Sungainya gede banget. Kaya laut. Mana ada di Jawa sungai segede ini. Seru banget. Kamera di tangan ga berenti ambil gambar disisi kiri dan kanan speed boat. Maklum, ini perjalanan pertama gue dengan speed boat.

Sesekali speed boat meliuk ke kiri dan ke kanan menghindari gelondongan kayu yang hanyut. Menabrak nya berarti maut. Bisa ancur speed boat. Makanya perjalanan cuma dilakukan siang hari. Terakhir jam 14:30 menuju Malinau dan sebaliknya yang menuju Tarakan.

Seru...!!!

Oh My God...

Senin, 9 Mei 2005 gue terbang ke Tarakan, naek Mandala Airlines. Penerbangannya berlangsung mulus, cuma beberapa kali guncangan kecil ketika pesawat menerobos awan. Itu udah biasa.

Memasuki wilayah udara Tarakan, ternyata mendung dan di bawah hujan. Pesawat mulai mendekati runway. Gue dari jendela pesawat ga bisa melihat jelas landasan karena terhalang oleh derasnya hujan. Entah pandangan pilot.

Jika kita bisa liat landasan kebayang kan beberapa saat lagi roda menyentuhnya. Benturan cukup keras terjadi ketika roda menjejak landasan. Seluruh badan bergetar hebat. Di sisi luar gue liat mesin sebelah kiri bagian belakang terbuka, sepintas terlihat rusak. I was thinking,"Oh my God....is this my first plane crash?"

New Hobby, Flying

Bersyukur banget, disini, di Kalimantan selain dapet gawe, gue dapet juga menyalurkan salah satu hobi gue, jalan-jalan. Dan ternyata disinilah gue punya hobi baru lagi, terbang. Bagi yang belom pernah ke Kalimantan pasti ga kebayang. Disini transportasi darat susah, adanya udara dan air.

Istilahnya sampe bosen deh terbang hehehe. Penerbangan pertama ke Tarakan, sebuah pulau di utara Kalimantan, 50 menit penerbangan dari Balikpapan, 2,5 jam speed boat ke Malaysia. Waktu menunggu pesawat ke Tarakan gue sempet baca majalah dirgantara, Angkasa. Disitu diiklanin sebuah buku tentang Tarakan. Ternyata Tarakan itu Pearl Harbour-nya Indonesia. Pulau Tarakan itu kaya minyak. Jepang memulai membombardir pulau itu menjelang meletusnya Perang Dunia II.

Tugas ternyata memberi kesempatan gue untuk kembali terbang menuju Long Bawan, sebuah kota kecil deket perbatasan dengan Malaysia. Gue terbang menuju site dengan membawa material proyek menggunakan pesawat intai NOMAD TNI AL. Itu pesawat sering muncul di TV saat konflik Ambalat memanas beberapa waktu lalu.

Ini penerbangan pertama gue dengan pesawat non komersial, pesawat militer lebih tepatnya. It was amazing. Why? Soalnya serasa lebih bebas aja meskipun itu pesawat militer. Bisa jalan-jalan walaupun ga seluas pesawat komersial.

Saat take off gue sempet teriak,"I am flying.." yang bikin temen gue Andri Boki tergelak. Sesaat setelah take off pemandangan yang luar biasa terlihat dari atas. Sebelumnya udah sering terbang pake pesawat komersial, tapi ga tau kenapa saat terbang sekarang serasa lebih menikmati aja. Liat 'degradasi' kelebatan hutan Kalimantan bagian utara.

Jadi inget masa kecil. Dulu kalo ditanya orang apa cita-cita gue kalo dah besar, pasti gue bilang pengen jadi pilot. Kesampainnya sekarang, walopun ga duduk dan mengendalikan pesawat di kokpit.

Yea...I love flying..

Beny?Engineer?

Ada fenomena menarik saat gue keterima gawe. Temen-ten gue ga percaya kalo gue sekarang seorang engineer. Mereka bilang Beny kok engineer?Bukannya entertainer?Hehehe…

Ga heran sih mereka punya tanggapan seperti itu. Aktifitas gue selama kuliah, banyak menjurus ke arah entertainment. Temen-temen gue lebih kenal Beny si Radja Loedroek, Beny vokalis Hydraulic Jump, Beny si Garing, Beny emsi, Beny Radiokampus…

Setidaknya pemerintah ga rugi subsidi kuliah gue selama lima tahun menempuh pendidikan sipil. Ini merupakan wujud tangung jawab terhadap pendidikan yang telah gue dapetin selama ini.

Untuk saat ini biarlah diriku mengabdikan diriku pada bangsa ini sebagai engineer (ciee…)